Kamis, 29 September 2011

Dimana Letak Bahagia Anda?



"Tempat untuk berbahagia itu ada di
sini. Waktu untuk berbahagia itu kini.
Cara untuk berbahagia ialah dengan
membuat orang lain berbahagia"
-- Robert G. Ingersoll

sobat, apakah saat ini merasa bahagia?

Di mana letak kebahagiaan sobat
sesungguhnya? Apakah pada moleknya
tubuh? ..Jelitanya rupa? Tumpukan
harta?

....atau barangkali punya mobil mewah &
tingginya jabatan?

Jika itu semua sudah sobat dapatkan,
apakah sobat bisa memastikan bahwa
sobat *akan* bahagia?

Hari ini saya akan mengajak sobat untuk
melihat, kalau limpahan harta tidak
selalu mengantarkan pada kebahagiaan

Dan ini kisah nyata...

Ada delapan orang miliuner yang memiliki
nasib kurang menyenangkan di akhir
hidupnya. Tahun 1923, para miliuner
berkumpul di Hotel Edge Water Beach
di Chicago, Amerika Serikat. Saat itu,
mereka adalah kumpulan orang-orang yang
sangat sukses di zamannya.

Namun, tengoklah nasib tragis mereka 25
tahun sesudahnya! Saya akan menyebutnya
satu persatu :

=> Charles Schwab, CEO Bethlehem Steel,
perusahaan besi baja ternama waktu itu.

Dia mengalami kebangkrutan total,
hingga harus berhutang untuk membiayai
5 tahun hidupnya sebelum meninggal.

=> Richard Whitney, President New York
Stock Exchange. Pria ini harus
menghabiskan sisa hidupnya dipenjara
Sing Sing.

=> Jesse Livermore (raja saham "The
Great Bear" di Wall Street), Ivar
Krueger (CEO perusahaan hak cipta),
Leon Fraser (Chairman of Bank of
International Settlement), ketiganya
memilih mati bunuh diri.

=> Howard Hupson, CEO perusahaan gas
terbesar di Amerika Utara. Hupson
sakit jiwa dan meninggal di rumah
sakit jiwa.

=> Arthur Cutton, pemilik pabrik tepung
terbesar di dunia, meninggal di
negeri orang lain.

=> Albert Fall, anggota kabinet
presiden Amerika Serikat, meninggal
di rumahnya ketika baru saja keluar
dari penjara.

Kisah di atas merupakan bukti, bahwa
kekayaan yang melimpah bukan jaminan
akhir kehidupan yang bahagia!

Kebahagiaan memang menjadi faktor yang
begitu didambakan bagi semua orang.

Hampir segala tujuan muaranya ada pada
kebahagiaan. Kebanyakan orang baru bisa
merasakan *hidup* jika sudah menemukan
kebahagiaan.

Pertanyaannya, di mana kita bisa
mencari kebahagiaan?

Apakah di pusat pertokoan? Salon
kecantikan yg mahal? Restoran mewah?
Di Hawaii? di Paris? atau di mana?

Sesungguhnya, kebahagiaan itu tdk perlu
dicari kemana-mana... karena ia ada
di hati setiap manusia.

Carilah kebahagiaan dalam hatimu!
Telusuri 'rasa' itu dalam kalbumu!
Percayalah, ia tak akan lari kemana-mana...

Hari ini saya akan berbagi tips
bagaimana kita sesungguhnya bisa
mendapatkan kebahagiaan *setiap hari*.

Berikut adalah tips yang bisa sobat
lakukan:

1. Mulailah Berbagi!

Ciptakan suasana bahagia dengan cara
berbagi dengan orang lain. Dengan cara
berbagi akan menjadikan hidup kita
terasa lebih berarti.

2. Bebaskan hati dari rasa benci,
bebaskan pikiran dari segala
kekhawatiran.

Menyimpan rasa benci, marah atau dengki
hanya akan membuat hati merasa tidak
nyaman dan tersiksa.

3. Murahlah dalam memaafkan!

Jika ada orang yang menyakiti, jangan
balik memaki-maki. Mendingan berteriak
"Hey! Kamu sudah saya maafkan!!".

Dengan memiliki sikap demikian, hati
kita akan menjadi lebih tenang, dan
amarah kita bisa hilang. Tidak percaya?
Coba saja! Saya sering melakukannya. :-)

4. Lakukan sesuatu yang bermakna.

Hidup di dunia ini hanya sementara.
Lebih baik sobat gunakan setiap waktu
dan kesempatan yang ada untuk melakukan
hal-hal yang bermakna, untuk diri
sendiri, keluarga, dan orang lain.

Dengan cara seperti ini maka
kebahagiaan sobat akan bertambah dan
terus bertambah.

5. Dan yang terakhir, sobat jangan
terlalu banyak berharap pada orang
lain, nanti sobat akan kecewa!

Ingat, kebahagiaan merupakan tanggung
jawab masing-masing, bukan tanggung
jawab teman, keluarga, kekasih, atau
orang lain.

Lebih baik kita perbanyak harap hanya
kepada Yang Maha Kasih dan Kaya.

Karena Dia-lah yang menciptakan kita,
dan Dia-lah yang menciptakan segala
'rasa', termasuk rasa bahagia yang
selalu sobat inginkan. ^_^

Selasa, 20 September 2011

DEBU DAN BATU MULIA

Sesungguhnya kemuliaan diri tidak terletak pada kesombongan dan tidaklah sama dengan kehinaan. Kemuliaan adalah cahaya dan terletak di kutub yang lain, sedangkan kehinaan adalah kegelapan dan terletak di kutub yang lainnya lagi.
Menghindari kesombongan bukan berarti rendah diri. Karena rendah diri kepada sesama manusia adalah kehinaan. Menghindari kesombongan adalah rendah hati, beribadah hanya karena-Nya dan mau menerima kebenaran dari mana pun datangnya.

Tidak ada orang yang menghindari kesombongan kemudian menjadi hina. Sekalipun orang itu tidak dikenal di masanya, tetapi karena akhlaknya yang mulia dan beramal dengan ikhlas, Allah mematri namanya di hati dan pikiran generasi selanjutnya. Tidak terasa ratusan tahun kemudian namanya banyak disebut orang, nasihat-nasihatnya didengar dan diamalkan, akhlaknya menjadi contoh teladan. Inilah makna firman Allah, “Dan kesudahan yang baik bagi orang-orang bertakwa.” (QS al-Qashash [28]: 83).

Abu Dzar Ra. berkata, “Ada orang yang bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat engkau tentang orang yang mengerjakan suatu amal dari kebaikan dan orang-orang memujinya?” Beliau menjawab, “Itu merupakan kabar gembira bagi orang mukmin yang diberikan lebih dahulu di dunia.” (HR. Muslim).

Said bin Jubair walaupun bertahun-tahun dipenjara dan akhirnya dihukum mati, kepalanya dipenggal oleh seorang algojo, namun ulama dan kaum muslimin mencintainya dan mendoakannya karena dia adalah syuhada, pembela yang haq, dan penegak keadilan yang tak takut mati.

Ibnu Taimiyah mati di dalam penjara, namun kebaikan-kebaikannya terasa hingga kini. Dia dikenal sebagai ulama pembela as-Sunnah, panglima perang di medan jihad, dan seorang penulis yang tiada duanya. Kitabnya berjilid-jilid tebalnya, kandungannya sangatlah berharga, dan menjadi rujukan banyak ulama.

Hasan al-Banna mati ditembak, yang mengubur jenazahnya hanya empat orang; ayahnya, istrinya, anaknya, dan seorang nasrani. Hal itu terjadi karena seluruh pengikutnya dijebloskan ke dalam penjara dan para ulama tidak ada yang diberitahu tentang kewafatannya. Dia kini dikenal sebagai salah satu tokoh terkemuka, mujahid, ulama shalih, da’i, murabi, dan pendiri jamaah Islam terbesar di dunia.

“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.” (QS. Ibrahim [14]: 24-25).

Sedangkan bagi orang-orang yang menyombongkan diri dan zhalim, sekalipun terkenal di masanya, kaya hartanya, tinggi kedudukannya, luas kekuasaannya, namun di masa kemudian hanya menjadi buah hinaan dan kutukan.
Al-Hajjaj seorang pejabat di masa kekhalifahan Umayah, dikenal karena kesadisannya, kekejamannya, pembunuh para ulama shalih, termasuk di dalamnya Said bin Jubair. Sekalipun kekayaannya banyak, kedudukan dan pangkatnya tinggi, namun ia hina di sisi Allah dan kaum muslimin yang mencintai kebaikan. Akhirnya ia mati dalam keadaan mengenaskan, tubuhnya dipenuhi bisul yang apabila muncul rasa sakit darinya, terdengar suara yang keras dari mulutnya seperti banteng yang meregang nyawa.

Ahmad bin Du’ad, seorang tokoh Mu’tazilah, ikut andil menyiksa Imam Ahmad bin Hanbal. Imam Ahmad pun mendoakan kebinasaannya, maka Allah menimpakan padanya suatu penyakit yang membuatnya sering mengatakan, “Adapun separoh tubuhku ini apabila dihinggapi oleh seekor lalat, kurasakan sakit yang bukan kepalang hingga seakan-akan dunia ini kiamat. Sedang separoh tubuhku yang lain andaikata digerogoti dengan catut sekalipun, niscaya aku tidak merasakannya.”

Sultan yang memenjarakan Ibnu Taimiyah akhirnya turun tahta, ulama-ulama pembisiknya akhirnya tidak dihormati masyarakat. Ulama-ulama su’ (buruk) itu tidak dikenal kecuali hanya namanya, dan itupun hanya orang-orang tertentu saja. Tapi Ibnu Taimiyah dikenal sepanjang masa dan ulama-ulama serta kaum muslimin mengagumi dan meneladani sikapnya.

Raja Faruq, pembunuh Hasan al-Banna, akhirnya turun tahta setelah beberapa tahun kematian Hasan al-Banna. Dulunya dihormati, kini dicaci maki dan hanya bagian dari sampah sejarah mesir yang tak berguna. Pejabat-pejabat Mesir yang banyak menyiksa dan memasukkan aktivis ikhwanul muslimin ke penjara, seperti Gamal Abdul Naser dan Hamzah Basyuni mati secara mengenaskan. Yang pertama selalu dihantui ketakutan sebelum matinya, sedangkan yang kedua mati ditabrak truk penuh dengan besi sehingga tubuhnya tercabik-cabik tak karuan.

“Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun. Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.” (QS. Ibrahim [14]: 26-27).

Seberapa kayanya Anda, kelak ketika mati harta itu tidak akan dibawa ke alam kubur. Seberapa pintarnya Anda, sangat mudah bagi Allah memberi satu penyakit yang menjadikan seluruh ilmu yang Anda miliki hilang. Sekuat apa pun Anda, sesungguhnya Anda tidak lebih kuat dari rumput yang sering diinjak-injak orang.

Jadilah batu mulia, jangan jadi debu. Batu mulia mahal harganya dan sangat indah bila dipandang mata. Sedangkan debu, menempel di baju, menjadi kotor. Di mana pun ia menempel, sesuatu itu menjadi kotor. Batu mulia tersembunyi di dalam tanah, sangat sulit mencarinya. Kalaupun bisa, ia diambil dengan menggunakan alat khusus. Jika sudah diketahui ada di suatu tempat, beramai-ramai orang ke sana mencarinya.

Sedangkan debu, terlihat di depan mata, bahkan bisa membuat mata sakit, bisa membuat orang alergi. Orang-orang berusaha sebisa mungkin menghindari debu. Amal yang dilakukan bukan karena Allah – di dalam al-Quran – diibaratkan “batu licin yang di atasnya ada debu, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak berdebu)”. (QS. al-Baqarah [2]: 264). Begitulah amal orang-orang yang sombong, tidak mendapatkan apa-apa selain hanya gerakan-gerakan yang melelahkan.

Senin, 29 Agustus 2011

Majelis Tarjih dan tajdid PP Muhammadiyah tetapkan 1 syawal selasa, 30 Agustus.


T erkait Adanya pertanyaan di kalangan beberapa orang anggota masyarakat tentang lebaran besok Selasa di mana puasanya dengan demikian hanya 29 hari, apakah itu sah? Jawabannya adalah bahwa Nabi saw dalam beberapa hadisnya menyatakan bahwa umur bulan itu 29 hari atau terkadang 30 hari. Jadi orang yang berpuasa 29 hari dan berlebaran besok adalah sah karena sudah berpuasa selama satu bulan. Secara astronomis, pada hari ini, Senin 29 Agustus 2011, Bulan di langit telah berkonjungsi (ijtimak), yaitu telah mengitari bumi satu putaran penuh, pada pukul 10:05 tadi pagi. Dengan demikian bulan Ramadan telah berusia satu bulan. Dalam hadis-hadis Nabi saw, antara lain bersumber dari Abu Hurairah dan Aisyah, dinyatakan bahwa Nabi saw lebih banyak puasa Ramadan 29 hari daripada puasa 30 hari. Menurut penyelidikan Ibnu Hajar, dari 9 kali Ramadan yang dialami Nabi saw, hanya dua kali saja beliau puasa Ramadan 30 hari. Selebihnya, yakni tujuh kali, beliau puasa Ramadan 29 hari.

Mengenai dasar penetapan Idulfitri jatuh Selasa 30 Agustus 2011 adalah hisab hakiki wujudul hilal dengan kriteria (1) Bulan di langit untuk bulan Ramadan telah genap memutari Bumi satu putaran pada jam 10:05 Senin hari ini, (2) genapnya satu putaran itu tercapai sebelum Matahari hari ini terbenam, dan (3) saat Matahari hari ini nanti sore terbenam, Bulan positif di atas ufuk. Jadi dengan demikian, kriteria memasuki bulan baru telah terpenuhi. Kriteria ini tidak berdasarkan konsep penampakan. Kriteria ini adalah kriteria memasuki bulan baru tanpa dikaitkan dengan terlihatnya hilal, melainkan berdasarkan hisab terhadap posisi geometris benda langit tertentu. Kriteria ini menetapkan masuknya bulan baru dengan terpenuhinya parameter astronomis tertentu, yaitu tiga parameter yang disebutkan tadi.

Mengapa menggunakan hisab, alasannya adalah:

1. Hisab lebih memberikan kepastian dan bisa menghitung tanggal jauh hari ke depan,
2. Hisab mempunyai peluang dapat menyatukan penanggalan, yang tidak mungkin dilakukan dengan rukyat. Dalam Konferensi Pakar II yang diselenggarakan oleh ISESCO tahun 2008 telah ditegaskan bahwa mustahil menyatukan sistem penanggalan umat Islam kecuali dengan menggunakan hisab.

Di pihak lain, rukyat mempunyai beberapa problem:

1. Tidak dapat memastikan tanggal ke depan karena tanggal baru bisa diketahui melalui rukyat pada h-1 (sehari sebelum bulan baru),
2. Rukyat tidak dapat menyatukan tanggal termasuk menyatukan hari puasa Arafah, dan justeru sebaliknya rukyat mengharuskan tanggal di muka bumi ini berbeda karena garis kurve rukyat di atas muka bumi akan selalu membelah muka bumi antara yang dapat merukyat dan yang tidak dapat merukyat,
3. Faktor yang mempengaruhi rukyat terlalu banyak, yaitu (1) faktor geometris (posisi Bulan, Matahari dan Bumi), (2) faktor atmosferik, yaitu keadaan cuaca dan atmosfir, (3) faktor fisiologis, yaitu kemampuan mata manusia untuk menangkap pantulan sinar dari permukaan bulan, (4) faktor psikologis, yaitu keinginan kuat untuk dapat melihat hilal sering mendorong terjadinya halusinasi sehingga sering terjadi klaim bahwa hilal telah terlihat padahal menurut kriteria ilmiah, bahkan dengan teropong canggih, hilal masih mustahil terlihat.

Memang perlu dilakukan upaya untuk menyatukan sistem penanggalan umat Islam agar tidak lagi terjadi perbedaan-perbedaan yang memilukan ini. Untuk itu kita harus berani beralih dari rukyat (termasuk rukyat yang dihisab) kepada hisab. Di zaman Nabi saw rukyat memang tidak menimbulkan masalah karena umat Islam hanya menghuni Jazirah Arab saja dan belum ada orang Islam di luar jazirah Arab tersebut. Sehingga bila bulan terlihat atau tidak terlihat di jazirah Arab itu, tidak ada masalah dengan umat Islam di daerah lain lantaran di daerah itu belum ada umat Islam. Berbeda halnya dengan zaman sekarang, di mana umat Islam telah menghuni seluruh penjuru bumi yang bulat ini. Apabila di suatu tempat hilal terlihat, maka mungkin sekali tidak terlihat di daerah lain. Karena tampakan hilal di atas muka bumi terbatas dan tidak meliputi seluruh muka bumi. Rukyat akan menimbulkan problem bila terjadi pada bulan Zulhijah tahun tertentu. Di Mekah terlihat, di Indonesia tidak terlihat, sehingga timbul masalah puasa Arafah.

Jadi oleh karena itu penyatuan itu perlu, dan penyatuan itu harus bersifat lintas negara karena adanya problem puasa Arafah. Artinya siapapun yang mencoba mengusulkan suatu sistem kalender pemersatu, maka kalender itu harus mampu menyatukan jatuhnya hari Arafah antara Mekah dan kawasan lain dunia agar puasa Arafah dapat dijatuhkan pada hari yang sama. Ini adalah tantangan para astronom Indonesia. Kita menyayangkan belum banyak yang mencoba memberikan perhatian terhadap penyatuan secara lintas negara ini. Perdebatan yang terjadi baru hanya soal kriteria awal bulan, yang itu hanya sebagian kecil saja dari keseluruhan masalah penyatuan kalender.

Sementara kita masih belum mampu menyatuakan penanggalan hijriah, maka bilamana terjadi perbedaan kita hendaknya mempunyai toleransi yang besar satu terhadap yang lain dan saling menghormati. Sembari kita terus berusaha mengupayakan penyatuan itu.

Pemerintah Menetapkan 1 syawal 1432 H jatuh pada rabu,31 Agustus 2011

Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah Hasil Sidang Isbat - penetapan 1 syawal 1432 H atau lebaran, yang menjadi kontroversi serta trending topik di situs jejaring sosial atau Facebook dan twitter serta banyak beredar sms-sms yang tidak jelas mengenai penetapan hari raya idul fitri 1432 Hijriyah sekarang sudah menuai hasil yang jelas,( so' sobat semua gak perlu bingung'''?)

Namun tidak perlu bingung apalagi khawatir karena tadi malem tepatnya tanggal 29 Agustus 2011 Sidang Isbat selesai yang menyatakan bahwa 1 Syawal 1432 Hijriah jatuh pada Hari Rabu 31 Agustus 2011 Masehi.(itu c versi pemerintah.....kalau Versi Muhammadiyah tanggal 30 nya.....sobat tinggal pilih aja....hehe)

Dan berikut ini merupakan berita hasil penetapan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah berdasarkan hasil sidang Isbat yang dilakukan oleh para Ulama pada pukul 19.00 WIB yang saya ambil dari inilah.com:

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah memutuskan 1 Syawal 1432 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 31 Agustus 2011.

"Pemerintah menetapkan 1 Syawal pada hari Rabu, 31 Agustus 2011," kata Menteri Agama Suryadharma Ali usai sidang Isbat yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB.

Keputusan ini diambil setelah sidang Isbat di Kementerian Agama, Senin (29/8/2011) yang dipimpin oleh Menteri Agama Suryadharma Ali. Sidang ini diikuti oleh sejumlah organisasi masyarakat di antaranya Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Persatuan Islam, Duta Besar negara sahabat, ahli perbintangan dan lainnya.

Sidang dimulai dengan mendengarkan laporan tinggi hilal dari beberapa negara, dan dari petugas Rukyat di seluruh Indonesia. yang dibacakan oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Ahmad Jauhari. Dari laporan dari 30 lokasi, mulai dari Sumatra Barat hingga Indonesia Timur menyebutkan belum melihat hilal atau bulan tanda awal bulan baru.

Keputusan juga diambil setelah mendengarkan pendapat dari pihak terkait seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Nahdatul Ulama, Persatuan Islam, dan organisasi masyarakat, ahli perbintangan untuk menggenapkan puasa selama 30 hari.


Demikian berita hari ini mengenai Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah Hasil Sidang Isbat, dengan hasil bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah jatuh pada Hari Rabu 31 Agustus 2011 menurut kalender Masehi.

Minggu, 28 Agustus 2011

SMK Muhammadiyah Bumiayu gelar kegiatan FORTASI bagi calon siswa

Assalamualaikum, warohmatullohi wabarokatuh
Hai temen-temen bagaimana kabarnya ? Selamat ya buat kalian yang sudah lulus sekolah sehingga bisa melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi. Bagi yang lulus SD/MI bisa masuk ke SMP/MTs sedangkan yang lulus SMP/MTs bisa Nglanjutin sekolah ke SMA, SMK, ataupun MA. Nah karena sekarang kita dalam suasana baru ni, pasti banyak hal yang baru juga, iya kan dimana kita dapat sekolah baru, teman baru, kelas baru, pakaian baru kalo yang baru, dst

Oh iya kakak disini akan menjelaskan apa sih FORTASI itu ? ada yang tau nggak ? Kalo kalian menjawab Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa betul banget tu ! kalo betul kakak kasih nilai 100 deh. Di Fortasi ini kalian akan bertemu dengan teman-teman baru yang berasal dari berbagai tempat, maka kita perlu berkenalan karena kata pepatah tak kenal maka ta’ruf dong. Masih belum mudeng bin dong juga ya apa itu ta’aruf ? Ta’aruf itu sama aja dengan berkenalan. Ya biar dikatakan gaul aja, tau dikit-dikit tentang bahasa arab. Iya kan fren?ok deh…..

kenapa ada FORTASI?Ok secara singkatnya dalam suatu organisasi itu ada istilah perkaderan yang dimana merupakan salah satu kegiatan yang amat penting yang harus dilaksanakan oleh sebuah organisasi guna menjaga eksistensinya. Begitu juga Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) perlu mengadakan perkaderan guna menjaga kelangsungan hidupnya

Nah kalo IPM itu apa sih? Akukan baru masuk sekolah Muhammadiyah jadi gak tau. Sekilas pandang aja ya ! IPM itu merupakan suatu organisasi yang terdiri atas pelajar-pelajar Muhammadiyah yang di gunakan sebagai wadah kegiatan dan sarana dakwah khususnya dakwah di lingkungan sekolah. Selain itu IPM juga merupakan wadah untuk menyampaikan apresiasi dan potensi yang dimiliki serta temen-temen bisa berekspresi bebas asalkan hal yang positif ya!

Nah sekarang dah tau sedikit kan gambaran FORTASI dan IPM itu, mau tau lebih banyak lagi nggak ? Kalo mau yuk kita kaji lebih dalam mengenai FORTASI tentang pengertian, terus tujuanya secara jelas maka baca tulisan di bawah ini karena sesuatu yang nggak jelas itu remang-remang. Dan kalo yang remang-remang begitu nanti bisa ditangkap SATPOL PP.hehe….

Pengertian FORTASI

FORTASI itu sebenarnya akronim (kepanjangan) dari “Forum Ta’ruf dan Orientasi Siswa” yaitu suatu kegiatan yang terprogram secara sistematis dan terpadu untuk menumbuhkan dan mengembangkan semangat keberagaman dan kepekaan sosial serta merangsang kesadaran berkarya untuk mengembangkan minat dan potensi yang ada pada siswa ketika memasuki sekolah Muhammadiyah dan terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan segala kegiatan yang berlangsung di sekolah.

Tujuan FORTASI

Setiap kegiatan itu pasti punya tujuan. Kenapa kegiatan itu mau dilaksanakan, sama juga FORTASI pun juga punya tujuan. Tujuan fortasi dibagi menjadi dua yaitu :

Tujuan umum

Terciptanya pelajar muslim yang mempunyai minat dan kemampuan untuk mengembangkan potensi diri serta kesadaran untuk selalu kreatif dan peka terhadap lingkungan sosial yang dilandasi oleh semangat keagamaan untuk membantu mengorientasikan proses pendidikan siswa di sekolah Muhammadiyah.

2. Tujuan khusus

Setelah mengikuti FORTASI ini temen-temen diharapkan bisa menjadi pelajar muslim yang :

· Punya minat dan mau menjalankan agama islam dengan baik dan benar;

· Punya semangat untuk mengembangkan diri baik secara intelektual, skill, maupun sosial.

· Kenal dan dekat dengan Muhammadiyah serta ortomnya (organisasi otonom Muhammadiyah seperti : Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiah, Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Hisbul Wathan)

· Mampu membuat suasana yang akrab dan damai yang dilandasi semangat ukhuwah islamiyah dengan semua peserta.

Selain itu FORTASI juga di gunakan sebagai sarana pengkaderan bagi IPM yang benar-benar berjiwa IPM. Perkaderan ini lebih bersifat prakondisi, yakni berusaha mengantarkan temen-temen dan mempersiapkan temen-temen kepada proses selajutnya. So… setelah kegiatan ini minimal kalian paham dan tahu serta akan tertarik untuk terlibat didalam Ikatan Pelajar Muhamadiyah (IPM).

Dan beberapa hal yang penting dalam FORTASI adalah FORTASI bukan pekaderan formalitas belaka yang dilaksanakan untuk memenuhi konsekuen sebagai pelajar Muhammadiyah, tapi juga untuk menumbuhkan kecintaan pada organisasi. IPM juga merupakan wadah yang bersifat ideologis, ritual yang luas dan fleksibel serta memungkinkan untuk mewadahi minat temen-temen pelajar yang beraneka ragam yang tumbuh bukan karena keterpaksaan namun timbul dengan sendirinya tanpa ada paksaan.

Nah…. Diharapkan setelah Fortasi ini temen-temen punya nilai tambah tersendiri terutama bagi yang akan menjadi anggota IPM nantinya. Suatu kegiatan itu tidak akan tercapai tujuanya tanpa ada kerjasama dan pengertian dari semua komponen. Sukron yah temen-temen……………..


Senin, 25 Juli 2011

Galeri BPS





Minggu, 24 Juli 2011

for You

Cara Belajar Efektif
Kebanyakan dari pelajar merasa bosan dengan metode pembelajaran, pagi siang dan malam selalu belajar namun tetap saja lupa dan sering kali harus mengulang kembali. Buat temen-temen pelajari aja tips berikut ini….
Pertama, Berdoa sebelum belajar……..tau kan do’anya. Berdoa akan memudahkan kita dalam menyerap ilmu, karena berdo’a kepada Allah SWT adalah berdo’a kepada dzat yang merajai segala ilmu, dan supaya yang kita pelajari di ridhoi oleh Allah SWT.
Kedua, Pilih Waktu yang Tepat……………..sobat semua harus bisa nentuin waktu yang pas untuk berkonsentrasi dalam belajar…… kalau Tim Red punya usul lebih baik pagi-pagi deh, karena otak lebih fress dan tenang.
Ketiga, Suasana yang Tenang…………………inget yah suasana jangan gaduh atau berisik karena dapat mempengaruhi aktifitas belajar,, usahakan tempat seTenang Mungkin.
Keempat, Tempat yang nyaman……………..mulai dari tempat duduk sampai keadaan di sekitar kita harus nyaman, sehingga kita dapat rileks untuk belajar.
Kelima, Sdikit Demi Sedikit………………jangan gunakan sistem kejar kebut semalam yah,, kerena dengan belajar sedikit demi sedikit otak kita tidak terlalu banyak terbebani, justru kalau otak kita di paksakan malah membuat otak menjadi lelah dan akhirnya malah down,,
Keenam, Membuat Ringkasan……………ok sobat cara ini menurut Tim Red paling efektif, karena kita hanya mempelajari hal-hal yang penting saja n kita kan udah buat ringkasan otomayis kita udah baca semuanya terlebih dahulu
TAHUKAH KAMU
 Sel-sel tubuh manusia menyelesaikan regenerasinya yang baru setiap 7 2 jam
 Tulisan Cina untuk “KRISIS” dan “KESEMPATAN’ dalah sama
 Kata-kata tertua dan tidak berubah maknanya adalah TOWN.
 Kebanyakan orang secara tidak sadar lebih sering berbelok kesebelah kanan di banding kesebelah kiri ketika berjalan.
 6 bahasa resmi PBB : Arab, Inggris, Perancis, Mandarin, Rusia dan Spanyol.
 Lempeng bumi bergerak 0,007 cm setiap harinya
 Di bangladesh, anak-anak akan di hukum dan di penjarakan jika curang dalam ujian akhir
 Satu orang normal tertawa lima kali sehari
 Islandia berwarna hijau dan Greenland tertutup Es
 Gigi adalah satu-satunya bagian tubuh yang tidak bisa memperbaiki dengan sendirinya

AL-qur'an On-line

Album Sahabat

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites